Studi Kasus: Implementasi AAC sebagai Teknologi Asistif untuk Siswa dengan Non-Speaking Autism

Authors

  • Annisa Octavira Aulia Manulang Universitas Terbuka Author
  • Angelica Irene Christina Universitas Airlangga Author

Keywords:

AAC, Komunikasi Alternatif, Non-Speaking Autism, Pendidikan Inklusif, Teknologi Asistif

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan implementasi Picture Exchange

Communication System (PECS) sebagai bentuk Augmentative and

Alternative Communication (AAC) pada siswa non-speaking autism (KP,

12 tahun) melalui pendekatan studi kasus kualitatif. Hasil menunjukkan

bahwa PECS yang diterapkan secara bertahap sesuai fase-fase yang

direkomendasikan mampu meningkatkan kemampuan KP dalam

menginisiasi komunikasi, mengekspresikan kebutuhan dasar, serta

merespons instruksi pembelajaran. Tantangan utama yang

teridentifikasi meliputi minimnya keterlibatan orang dewasa di sekitar

anak, rendahnya kesadaran komunikasi dari dalam diri siswa, serta

keterlambatan pengenalan AAC sejak usia dini yang memengaruhi

motivasi komunikasi anak. Di sisi lain, wawasan penting dari penelitian

ini adalah bahwa efektivitas PECS sangat bergantung pada tiga faktor:

konsistensi penerapan, kesesuaian simbol dengan minat personal anak,

dan kolaborasi aktif antara guru dan orang tua di berbagai konteks.

Dengan demikian, AAC tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu

komunikasi, tetapi juga sebagai sarana untuk membangun kemandirian

dan partisipasi sosial siswa dalam pendidikan inklusif.

References

Adnyani, L. D. S., & Munir, A. (2022). Augmentative and Alternative Communication for Autism Spectrum Disorders Children’s Language and Communication. Parole: Journal of Linguistics and Education, 12(2), 198–205.

Bondy, A., & Frost, L. (2011). A pictures worth: PECS and other communication in autism (2nd ed.). Woodbine House.

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative research in psychology, 3(2), 77-101.

Christjahja, J. K., & Yusuf, V. (2021). Perancangan aplikasi augmentative and alternative communication (AAC) bagi anak-anak autis di ACTS Surabaya. Jurnal Desain Komunikasi Visual Nirmana, 21(2), 80–86. https://doi.org/10.9744/nirmana.21.2.80-86.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2017). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. SAGE Publications.

Hermawan, A. F., Sari, W. S. M., Pulungan, S. A. N., Homdijah, O. S., Akhlan, R. N. R., Maulina, E., & Rohani, R. S. (2024). Pengembangan Sistem Komunikasi Alternatif dan Augmentatif pada Aplikasi “E-Comm (Electronic Communication)”. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(5), 5613–5621. https://doi.org/10.31004/edukatif.v6i5.6999.

Husadani, R., & Wiliyanto, D. A. (2023). Kebutuhan komunikasi augmentatif alternatif untuk membantu komunikasi peserta didik autis di sekolah inklusi kota Surakarta. Jurnal Basicedu, 7(6), 3486–3493. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i6.6408.

Lutfianti, Z., Ataqi, A. E., Asmiati, N., Putri, E., Puspitasari, R., Widya, L. A., Hikmatullah, N., Saputra, N., Sukmariah, S., Handayani, A., & Jazilatusyifa, J. (2023). The application of augmentative alternative communication (AAC) through picture exchange communication system (PECS) media to improve communication skills of children with autism. Educational Insights, 1(2), 97–105. https://doi.org/10.58557/eduinsights.v1i2

Misdayani, M., Evelina, D. S., & Aprilia, I. D. (2023). Rancangan program sistem komunikasi alternatif augmentatif pada anak dengan spektrum autis. Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus, 7(2), 157–166. https://doi.org/10.24036/jpkk.v7i2.788.

National Professional Development Center on Autism Spectrum Disorders. (19/08/2008). Picture Exchange Communication System (PECS). PECS: Steps for Implementation. Retrieved 9 July, 2025, from https://autisminternetmodules.org/storage/ocali-ims-sites/ocali-ims-aim/documents/PictureExchangeCommunicationSystemStep11-15-08.pdf.

Riswari, F., Ediyanto, E., Efendi, M., & Sunandar, A. (2022). Augmentative and alternative communication sebagai teknologi assistive dalam mendukung anak cerebral palsy dengan kebutuhan komunikasi yang kompleks. Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus, 6(1), 76–85. https://doi.org/10.24036/jpkk.v6i1.610.

Zaharudin, R., Izhar, N. A., & Hwa, D. L. (2023). Exploring the augmented and alternative communication (AAC) for promoting independence in daily skills of students with learning disabilities. International Journal of Learning, Teaching and Educational Research, 22(11), 116–129. https://doi.org/10.26803/ijlter.22.11.7.

Downloads

Published

2026-07-15

How to Cite

1.
Studi Kasus: Implementasi AAC sebagai Teknologi Asistif untuk Siswa dengan Non-Speaking Autism. JVP [Internet]. 2026 Jul. 15 [cited 2026 Jul. 29];1(1):43-57. Available from: https://ejournal.bentaracampus.ac.id/index.php/vidyapragati/article/view/33